Featured Post

REVIEW: DITSY NIGHTGOWN - DASTER RASA GAMIS

January 24, 2020

MANAJEMEN ENERGI

Manajemen energi adalah aktifitas dalam menggunakan energi dengan bijaksana dan efektif untuk memaksimalkan keuntungan (minimize cost) dan meningkatkan (enhance) kondisi yang kompetitif. Manajemen energi menganalisa dan mengontrol aliran energi yang ada dalam sebuah sistem sehingga efisiensi penggunaan energi yang maksimal dapat tercapai.

Matriks manajemen energi merupakan sebuah tabel yang berfungsi sebagai suatu alat untuk membantu perusahaan dalam menganalisa penggunaan energi. Matriks tersebut mulai dikembangkan pada awal tahun 1990. Melalui matriks ini kelebihan dan kekurangan sistem manajemen energi yang digunakan disebuah perusahaan dapat diketahui.

Audit Energi Kelistrikan
Audit energi listrik adalah suatu metode untuk mengetahui dan mengevaluasi efektifitas dan efisiensi pemakaian energi listrik di suatu tempat. Audit energi listrik didefinisikan sebagai analisa dari perbandingan antara masukan dan keluaran per satuan output dalam suatu sistem pemanfaatan energi listrik. Di dalam melakukan audit energi listrik ada beberapa manfaat yang akan didapatkan, diantaranya adalah sebagai berikut :

- Dapat mengetahui besarnya Intensitas Konsumsi Energi (IKE).
- Dapat mengetahui profil penggunaan energi listrik.
- Dapat mencegah pemborosan energi listrik tanpa mengurangi kenyamanan penghuni gedung.
- Dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik.
- Dapat memberikan masukan tentang peluang penghematan energi listrik.

Tujuan Manajemen Energi
Adapun tujuan dari manajemen energi adalah sebagai berikut :
a. Mengurangi penggunaan energi agar dapat menghemat biaya operasional pada bangunan, tanpa melakukan banyak perubahan pada bangunan sehingga tidak mengeluarkan dana investasi yang besar.
b. Memelihara lingkungan kerja yang nyaman.
c. Mengurangi ketergantungan terhadap minyak bumi.
d. Meningkatkan efisiensi kerja serta memperpanjang umur peralatan.

Perusahaan audit energi atau perusahaan audit energi listrik dapat membuat program efisiensi energi dan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan untuk mendapatkan suatu nilai pencapaian yang optimal terhadap program efisiensi energi yang dilaksanakan dalam suatu manajemen energi. Hasil program efisiensi energi tersebut diperiksa untuk mengetahui tingkat pencapaian target dan kriteria yang telah ditetapkan perusahaan. Selanjutnya langkah yang dilakukan adalah mengevaluasi program dan melakukan tindak lanjut perbaikan program untuk masa yang akan datang. Bila ini dilakukan secara terus-menerus maka pasti akan diperoleh manfaat yang besar bagi perusahaan baik dari sisi penghematan biaya ekonomis, perbaikan sistem kerja, budaya kerja perusahaan dan tentunya dapat berdampak positif terhadap kelestarian lingkungan.

No comments:

Post a Comment