Featured Post

CARA MENGISI DAYA POWER BANK YANG BENAR

January 7, 2017

INVESTASI BERUPA APA?


Seorang teman pernah cerita kalau pada awal kerja dia masih suka banget beli-beli baju dan main ke tempat-tempat yang sebelumnya belum pernah dia kunjungi tapi setelah dua tahunan kemudian dia berhenti menghabiskan gajinya untuk membeli barang-barang seperti itu dan menggantinya dengan sesuatu yang lebih bernilai sebagai simpanan dan investasi aman masa depan.

Bisa dibilang keputusan yang jarang mengingat kebanyakan cewek kan ya gitu ya suka ngabisin penghasilannya untuk pengeluaran yang sebenernya nggak butuh-butuh amat. Mungkin udah sifat dasar cewek juga yang kebanyakan suka belanja apalagi belanja baju dan printilannya yang sering nggak jelas. Asal rada butuh, suka lihatnya atau cuma karena lucu bisa jadi alasan cewek untuk bebelian barang lho. Ada yang ngerasa gitu juga? Saya sih iya.

Beli boneka asal lucu gitu suka, beli barang apa gitu suka, termasuk kalau sudah soal stationary pokoknya asal lucu atau unik aja masuk keranjang belanjaan padahal sampek rumah cuma dibuka-buka doang, dielus-elus karena nggak tega pakainya terus disimpen. Ya gitu doang aja terus sampai lemari penuh haha.

Itu dulu pas saya masih belum ketemu enaknya diapain barang-barang itu. Rautan pensil lucu dengan bentuknya yang aneh-aneh, pensil sama bolpoin lucu, agenda dan kertas surat sampek banyak banget di meja belajar saya di rumah di kampung halaman yang sebenernya dulu saya belinya cuma karena alasan suka dan lucu. Iya emang nggak make sense. Dan nggak pernah namanya tega pakai, cuma dilihat-lihat doang. Nyesel sih mengingat barangnya semua udah pada ilang nggak berbekas entah kemana, padahal banyak. Sekarang pas udah nggak harus pindah-pindah kota lagi, saya juga masih tetep seneng bebelian barang-barang yang kata orang absurd itu seperti kertas surat dan sticker, tapi sekarang udah tega pakainya alhamdulillah karena tahu sebaiknya diapain :D Ya dipakai lah, harus kepakai biar nggak jadi sampah karena ditumpuk dan dielus-elus doang kan.

Ada tuh juga teman saya yang lain yang punya uang lebih dikit pasti dia bebelian tupperware sampek penuh itu dapur isinya tupperware semua padahal nggak semuanya juga dipakai karena ya itu tiap ada keluaran baru selalu tertarik beli padahal belum tahu nanti bakalan diapain. Tahun kemarin pas trend lipstick dan makeup, banyak lipstick blogger maupun beauty blogger dimana mendadak banyak orang yang jadi melek sama makeup, ada juga temen saya yang doyan banget beli lipstick padahal nggak semuanya juga dipakai. Sering dia beli cuma karena penasaran kemudian nggak dipake lagi karena nggak cocok. Ya begitulah cewek.

Si teman saya yang udah bisa ngerem kebiasaan belanjanya itu memutuskan untuk nggak nyimpen uangnya di bank doang tapi dia juga mengeluarkannya secara periodik untuk investasi. Kalau udah jumlahnya sekian rupiah, dia memilih narik tabungannya di bank untuk investasi aman berupa emas.
Dia lebih memilih untuk mengalokasikan investasinya ke logam mulia karena merasa belum mampu untuk berkiprah di ranah investasi lainnya.

Ya itulah, beda sama saya yang menganggap investasi itu harus diwujudkan dalam berbagai hal, misalnya beli barang yang masa pakainya lama biar awet dan nggak bebelian melulu hehe. Terus membeli sesuatu yang cenderung bisa dijual kembali kalau nanti sudah bosan atau tidak dipakai lagi. Harga jual kembali barang termasuk pertimbangan saya, jadi nggak merasa rugi belinya. Untuk investasi secara rutin bentuk logam mulia kayak si temen sih saya belum kepikiran sampek sekarang karena masih butuh nabung untuk banyak rencana kedepannya.

Manteman ada yang berinvestasi juga? Dalam bentuk apa? Apakah logam mulia seperti teman saya ataukah dalam bentuk lainnya?

3 comments:

  1. Bebelian tupperware bisa juga kok mbak buat investasi, kaan bisa dijual lagi haahaaha.
    Tapi saya beli dan sebagian.belum kepakai bisa jaadi suatu saat butuh, misal ngado ke teman, dikaasih ke saudara ini maah investasi akhirat hihi.
    Dulu pengen invetasi logam emas baareng suami, tapi belum kesampaian.
    Semeentara.diinvestasikan ke kebutuhan anak2 hehehe

    ReplyDelete
  2. Bener banget nyin, jaman muda, palagi pas masi single rasanya pengen bela beli karena pake gaji sendiri, tapi pas jelang2 merried uda ada gambaran sih, makanya pas 2 tahun kerja itu aku tetapin kudu ad tabungan sekian, biar ada pegangan ga ngandelin dari pihak calon suami atau ortu sik hihi

    ReplyDelete
  3. saya belum bisa investasi nih mba.. tapi baca dari temen2 blogger katanya logam mulia lebih aman buat investasi. hehe

    ReplyDelete